Breaking News

Didukung Pesantren Kampung, Ma'ruf Yakin Bisa Kuasai Garut

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menargetkan kemenangan 60 persen pada pilpres 2019 di wilayah Garut Jawa Barat. Ma'ruf mengaku pada pilpres 2014 lalu, Joko Widodo kalah di wilayah yang dikenal sebagai lumbung suara Prabowo Subianto tersebut.

"Dulu itu [Jokowi kalah di Garut], sekarang menang lah. Minimal 60 persen, yang dulu kalah sekarang harus menang, termasuk di Garut," kata Ma'ruf saat kampanye terbuka di Auditorium Fave Hotel, Garut, Jawa Barat, Kamis (4/4).

6

Pasangan Prabowo-Hatta Rajasa mampu mengalahkan Jokowi-Jusuf Kalla dengan angka yang telak di wilayah Garut pada Pilpres 2014 silam.

Prabowo-Hatta kala itu meraih suara sekitar 70,12 persen atau meraup sebanyak 1.250.119 suara. Sementara, pasangan Jokowi-JK hanya memperoleh 29,88 persen suara.

Lebih lanjut, Ma'ruf menyatakan optimistis dirinya mampu menaklukkan wilayah tersebut dan mengubahnya menjadi basis Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019.

Salah satu indikasinya, kata dia, banyaknya dukungan sejumlah kiai dan para pengurus pondok pesantren yang mendukung paslon nomor urut 01 di kawasan tersebut.

"Saya kira karena itu kami optimis, karena gerakan pesantren kampung ini sudah terkoordinasi," kata dia.

Ma'ruf mengklaim bahwa Jokowi dan dirinya telah mengungguli Prabowo-Sandiaga di wilayah Jawa Barat secara keseluruhan meskipun dengan selisih yang tipis.

Ia menyatakan masih ada waktu beberapa hari ke depan sebelum pencoblosan untuk menggenjot dan memasifkan dukungan dari masyarakat Jawa Barat untuk meningkatkan selisih angka kemenangan.

"Dukungan di berbagai daerah itu banyak relawan yang tumbuh. Kalau dulu kurang sekali, sekarang tumbuh, terutama daerah Priangan Timur sekarang sudah tumbuh," kata dia.

No comments