Breaking News

Lembaga Survei Australia Sebut Elektabilitas Jokowi Jauh Ungguli Prabowo

Lembaga Survei Australia Sebut Elektabilitas Jokowi Jauh Ungguli Prabowo
Lembaga survei asal Australia, Ray Morgan, turut mengamati pemilu Indonesia yang akan digelar pada April nanti. Menurut data yang dirilis mereka baru-baru ini, sang petahana Jokowi, masih unggul dibandingkan paslon Prabowo Subianto.

Hasilnya, pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden, Jokowi - Maruf Amin mendapat dukungan 58 persen dari pemilih Indonesia, atau naik 5 persen dibanding hasil Pilpres 2014. Sementara rivalnya, Prabowo Subianto hanya mendapat dukungan 42 persen atau turun 5 persen dibanding hasil Pilpres 2014.

Dukungan kuat untuk Jokowi juga dinilai mampu menaikkan elektabilitas partai yang menaunginya, PDI Perjuangan, yang memperoleh dukungan sebanyak 40,5 persen untuk pemilihan legislatif.

Jumlah ini, berdasarkan analisis Ray Morgan, naik signifikan dari pemilu 2014. Sementara itu, partai yang dipimpin oleh Prabowo, Gerindra, hanya mendapatkan elektabilitas sebesar 25 persen.

Jokowi juga disebut unggul di sebagian besar wilayah Indonesia dan memimpin kuat di wilayah pedesaan, dengan preferensi 63,5 persen. Sedangkan Prabowo lebih kompetitif di wilayah perkotaan.

"Dia (Jokowi) meraih dukungan kuat berdasarkan kinerjanya di Jakarta dan sekitarnya, termasuk di Jawa Barat seperti Banten dan provinsi selatan Sumatera," ucap Levine.

Di Jawa Tengah, dukungan untuk Jokowi secara mengejutkan tercatat menang telak dari Prabowo, yakni 74,5 persen dibanding 25,5 persen. Begitu pula di Jawa Timur dan Bali, di dua provinsi itu, Jokowi unggul dengan perolehan suara sebesar 73 persen, berbanding dengan Prabowo yang hanya mendapatkan suara 27 persen.

"Kemudian di provinsi-provinsi di Sumatera bagian utara: 74 persen berbanding 26 persen, serta di Sulawesi sebesar 62,5 persen berbanding 37,5 persen," kata Levine.

No comments