Breaking News

Jaringan Perempuan NU Deklarasikan Menangkan Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Ribuan perempuan memadati gedung pertemuan International Batik Center (IBC) di Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Jumat (22/2/2019) sore.

Ribuan perempuan tersebut terdiri dari beberapa kelompak, yaitu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Fatayat dan Ikatan Pemuda Pemudi (IPPNU) yang ada di Kabupaten Pekalongan.



Masa yang tergabung dalam Jaringan Perempuan NU tersebut menyuarakan ikrar untuk mendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin.

Dengan harapan memenangkan pasangan Jokowi-Maruf, yel-yel dukungan terus dikumandangkan di dalam gedung.

Wakil Sekretaris DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah, Sukirman mengatakan, pihaknya tidak takut suara perempuan di Kabupaten Pekalongan dicuri oleh kelompok lain.

“Kami tidak takut suara perempuan diambil oleh Capres dan Cawapres nomor 02."

"Jaringan Perempuan NU memiliki jumlah anggota perempuan terbanyak di Indonesia serta memengang teguh pilihan politiknya,” jelasnya.

Kalaupun ada kelompok perempuan lain di sayap-sayap partai pendukung pasangan nomor 02, menurutnya hal tersebut tindakan sporadis yang berbeda dengan NU yang sudah mengakar.

“Di Kabupaten Pekalongan ada perpaduan antara nasionalis dan agamis, kami optimis di Kota Santri Jokowi-Maruf menang mutlak dengan prosentase 85 persen,” paparnya.

Pertemuan dengan Jaringan Perempuan NU, lanjutnya, akan terus dilakukan di 35 kabupaten kota yang ada di Jateng.

“Hingga kini sudah 13 kabupaten kota di Jateng yang kami datangi, target kami Maret nanti seluruh Jateng sudah kami datangi,” imbuhnya.

Sukirman menargetkan saat pemilihan selisih suara kemenangan pasangan Jokowi-Maruf di Jateng mencapai 8,5 juta.

“Para perempuan juga tahu pemerintahan Jokowi memihak pada ibu-ibu, karena jika salah pilih dan kebijakan membuat harga bahan pokok melambung perempuan yang paling berdampak,” tambahnya.

No comments