Breaking News

Masyarakat Raja Ampat Dapat Menikmati BBM Satu Harga

Masyarakat Raja Ampat Dapat Menikmati BBM Satu Harga
Setelah meresmikan Program BBM Satu Harga di SPBU Kompak 83 di Kampung Kambuaya Distrik Ayamaru Timur Kabupaten Maybrat Papua Barat, beberapa waktu lalu, kini Pertamina bersama Dewan Energi Nasional (DEN) dan Ditjen Migas Kementerian ESDM kembali meresmikan satu SPBU lagi di Papua Barat.

SPBU yang diresmikan itu merupakan SPBU Kompak 86.98415, bertempat di Kampung Waigama, Distrik Misool Utara, kabupaten Raja Ampat dan disaksikan oleh Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati dan Pimpinan Komisi IV DPR RI, Michael Wattimena, dan Muspida serta warga masyarakat setempat.

Diresmikannya SPBU Kompak di Distrik Misool Utara sebagai bagian dari Program BBM Satu Harga merupakan wujud komitmen Pemerintah dan Pertamina untuk hadir menyediakan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang terletak di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“SPBU Kompak Distrik Misool Utara ini merupakan titik ketiga yang diresmikan di wilayah Papua Barat tahun 2018. Sebelumnya, telah diresmikan titik BBM Satu Harga di Teluk Bintuni dan Maybrat sehingga di Papua Barat sudah terealisasi 100%,” ujar Region Manager Retail Fuel Marketing Region VIII, Fanda Chrismiantoanda.

“Pertamina berharap agar kehadiran titik BBM Satu Harga ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat Distrik Misool Utara dan sekitarnya,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Unsur Pemangku Kepentingan Dewan Energi Nasional (AUPK DEN), Achdiat Atmawinata dalam sambutannya menyatakan bahwa program BBM Satu Harga di Misool merupakan implementasi dari komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia dari pinggiran.

“Pemerintah bersama Pertamina terus berkomitmen untuk terus menambah jumlah Lembaga Penyalur BBM di seluruh wilayah Indonesia agar semua masyarakat dapat menikmati energi secara adil dan menjadi modal untuk membangun Indonesia dari pinggiran sesuai dengan amanat Undang-undang dan nawacita,” jelas Achdiat Atmawinata.

No comments