Breaking News

Divestasi Saham PT Freeport di Harapkan Rampung Sebelum Akhir 2018

Divestasi Saham PT Freeport di Harapkan Rampung Sebelum Akhir 2018
Presiden Joko Widodo meminta agar proses divestasi saham PT Freeport Indonesia selesai sebelum tutup tahun 2018. Jokowi telah mendapatkan laporan beberapa hal terkait proses divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia sudah dituntaskan meliputi Divestment Agreement, Sales and Purchase Agreement, dan Subscription Agreement. Keduanya sudah ditandatangani pada September lalu.

Untuk itu, Presiden Jokowi memanggil Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Klemen Tinal ke Kantor Presiden, Jakarta. Keduanya diminta mengikuti rapat terbatas (ratas) tentang percepatan pelaksanaan divestasi PT Freeport Indonesia.

Presiden menegaskan, proses divestasi PT Freeport Indonesia adalah langkah besar untuk mengembalikan mayoritas kepemilikan sumber daya alam yang sangat strategis ke pangkuan Ibu Pertiwi.

"Akan kita gunakan sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, utamanya rakyat Papua," kata Jokowi.

Seusai rapat, Lukas mengatakan Jokowi meminta agar pemerintah daerah Papua waspada terhadap pihak-pihak yang ingin meminta saham PT Freeport Indonesia. Jokowi mau divestasi saham PT Freeport Indonesia sebesar 51 persen dimanfaatkan untuk kepentingan Indonesia khususnya Papua.

"Jangan sampai ada orang lain masuk dengan gelap. Banyak orang yang meminta saham. Mau bapak minta saham, mama minta saham, kan banyak. Jadi Presiden tidak menginginkan seperti itu," kata Lukas di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (29/11).

No comments