Breaking News

Jokowi Angkat Bicara Soal StuntMan Pembukaan Asian Games



Beberapa waktu lalu warganet sempat heboh dengan aksi peran pengganti Jokowi dalam melakukan aksi bersepeda motor di pembukaan Asian Games 2018. Warganet memojokkan Jokowi karena menggunakan peran pengganti.
Usai pembukaan Asian Games 2018, kontroversi soal Presiden Jokowi membawa motor pun muncul di media sosial. Dari banyaknya masyarakat yang kagum dengan penampilan Presiden, masih saja ada beberapa akun yang mencari hal-hal negatif dari aksi Presiden.
Rata-rata mereka mempertanyakan apakah si pembawa motor benar-benar Presiden Jokowi.
Meski demikian, sebagian warganet juga tidak peduli apakah aksi tersebut benar-benar diperankan Presiden atau tidak. Terpenting menurut mereka, aksi tersebut sudah membuat mereka bangga masyarakat Indonesia.
Melalui akun twitternya @Jokowi. Jokowi menjawab pertanyaan dari publik tersebut.
“Siapa yang menerbangkan sepeda motor, meliuk-liuk, bergaya stoppie, dan sampai tepat waktu ke GBK, semalam? Hehehe,” cuit @Jokowi pada Minggu (19/8/2018).
Siapapun orang yang membawa motor tersebut kata Presiden terpenting semua masyarakat Indonesia merasakan kegembiraan yang sama di acara tersebut.
“Yang jelas, saya dan kita semua menyambut gembira, acara pembukaan Asian Games 2018 berlangsung meriah dan lancar. Ini penantian Indonesia selama 56 tahun,” tandas Presiden.
Setelah Jokowi menanggapi pertanyaan sejumlah pihak, kini, giliran para pelaku film yang angkat bicara mengenai hal tersebut. Salah satunya produser Critical Eleven, Kartini, Firegate dan Kapan Kawin, Robert Ronny.
"Saya hanya ingin menyampaikan, bahwa yang nyinyir Presiden Jokowi menggunakan stuntman dalam adegan video pembukaan Asian Games berarti tidak paham sama sekali mengenai teknik pembuatan film.
99 persen pembuatan film di seluruh dunia menggunakan stuntman atau special effect CGI. Benci boleh, goblok jangan!," kata Robert dalam akun Instagramnya.
Hal tersebut didukung oleh pelaku seni lain. Beberapa yang berkomentar dalam foto tersebut di antaranya, Acha Septriasa dan Chico Jericho.

No comments